Dengan kemajuan teknologi segila sekarang seharusnya generasi di era ini bisa menyelam lebih dalam dan menghirup referensi sebanyak-banyaknya dari mana pun. Sebuah kemewahan dan kepraktisan yang tidak dimiliki generasi di era terdahulu. Everything is just one click away nowadays.
Internet dan perkembangannya menjadi faktor penting yang bisa dibilang sangat memudahkan akses rekan musisi di seluruh penjuru. Di ranah pop punk Palembang pun saya memperhatikan ada beberapa band muda yang berhasil meracik musik yang fresh, tidak terbentur dengan stereotipe kaku yang basi.

Salah satu yang menarik perhatian saya adalah Contrecoup. Ada sense of melody yang saya suka dari lagu-lagu mereka. Bermain di ranah melodic hardcore dengan nuansa pop punk yang kental. Sedikit banyak tercium aroma dari CIV, Knuckle Puck, No Pressure, dan New Found Glory dari karya mereka.
Ketertarikan ini sudah muncul dari single pertama mereka “Dazzle” yang mereka rilis di akhir tahun 2023 lalu. Mereka juga sudah merilis mini album “Ate with No Crumbs” tahun 2024 kemarin bersama Ear to Ear dalam format kaset pita. Di tanggal 8 Agustus 2025 mereka mempublikasi secara digital maxi single berisi dua lagu “Sanity” dan “Suffering” melalui Youth Generator Records.

Dua lagu yang dirilis bersamaan ini memiliki perbedaan nuansa yang cukup mencolok. “Sanity” sebagai lagu pertama yang enerjik dan upbeat, sementara itu “Suffering” di urutan putar kedua dibungkus dengan format akustik dan juga dibantu oleh Noe Marghareta sebagai vokalis tamu di lagu ini. Kebut-kebutan di lagu pertama dan melambat total hingga sangat pelan di lagu setelahnya. Kontradiksi yang menarik. Cukup berhasil memberikan gambaran dari kemampuan band ini mengeksekusi dua lagu yang berada di dua spektrum yang berbeda dengan baik.
Jika kita cerna lebih dalam melalui liriknya, dua lagu ini bercerita tentang romansa yang kandas dan penyesalan. Tipikal lagu “wong kalahan” kalau istilah anak jaman sekarang mungkin menyebutnya. “Sanity” diposisikan untuk mencoba bangkit dari kesedihan, sementara “Suffering” berisi banyak tanda tanya apakah kepergian sosok penting itu apakah akan berakhir bahagia atau malah menderita.
“Sanity” dan “Suffering” yang dirilis dalam format maxi single ini merupakan pembuka dari album penuh yang sedang mereka selesaikan sekarang. Dan dijadwalkan rilis dalam waktu dekat melalui Youth Generator Records.
CREDITS
“Sanity” composed by Fadhil Rachmantyasto & Cahyo Widiasmoro
“Suffering” composed by Fadhil Rachmantyasto
All songs performed by Contrecoup
Guest vocal on “Suffering” by Margaretha Barahung
Produced by Alfian Ramadhani
Recording, mixing and mastering Engineer: Alfian Ramadhani Cover art illustrator: M. Akbar A.S.
Released by Youth Generator Records.
Simak juga mini album dan karya lain dari Countrecoup:
Suka artikel ini? Kirimkan Gopay-mu untuk penulis!


