5 Aksi Band Keren namun Underrated di Warped Tour

Pergelaran musik akbar Warped Tour bisa dikatakan semacam sebuah aspek krusial nan historis untuk perkembangan musik pop punk dan emo secara global pada masanya. Mungkin kalau Kevin Lyman tidak pernah menginisiasi perhelatan tersebut di tahun 1995 lalu, sepertinya banyak band favorit kita semua tidak pernah mendapatkan eksposur yang kelak akan membangun popularitas band dan juga seluruh ekosistem subgenrenya sendiri.

Berbicara soal Warped Tour, mungkin sudah lumrah kalau penampilan banyak band yang memang sudah mahsyur terlebih dahulu dari era rintisan rangkaian konser tersebutlah yang lebih lekat dikenang di nalar para penggemar musik hari ini. Full set video dari band-band macam NOFX, Rufio, atau bahkan Paramore ketika menjajal panggung Warped Tour mungkin sudah biasa menghiasi kenanganmu ketika menontonnya dan terkagum-kagum ketika menyimaknya. Tapi sebetulnya masih banyak aksi keren dari beberapa band di Warped Tour tapi terkesan underrated alias mungkin tidak terpantau atau belum pernah dibahas sebelumnya oleh sumber referensimu. Nah silahkan simak beberapa aksi favorit kami di bawah ini!

Guttermouth

Aksi panggung band asal Orange County, AS ini memang penuh dengan tindakan dan ucapan absurd dari sang vokalis, Mark Adkins. Tentunya memang itulah esensi utama dari musik punk rock. Seperti yang terekam di video ketika mereka bermain di Warped Tour 2004 ini, Adkins bertingkah seperti orang gila di atas panggung. Mulai dari buang ingus ke penonton, minum bir yang dilempar oleh penonton ke atas panggung, sampai berkomentar tak senonoh soal banyak band yang sama-sama menjadi pengisi rangkaian Warped Tour. Saking ngaconya, Guttermouth akhirnya diminta untuk meninggalkan rangkaian perhelatan tersebut oleh Kevin Lyman sendiri lantaran banyak band yang diejek Adkins pundung. Haha!

Hi-Standard

Hi-Standard di Warped Tour 1998 (Foto: Teppei Kishida)

Konon trio punk rock legendaris dari Negeri Sakura ini adalah band Asia pertama yang merasakan hingar bingar festival Warped Tour. Mereka sempat menyambangi perhelatan tersebut di tahun 1998 untuk menjadikannya salah satu panggung dari tur promosi album sophomore mereka, Angry Fist (1997) yang baru dirilis oleh Fat Wreck.

Hal yang menarik dari penampilan Hi-Standard di Warped Tour adalah bagaimana mereka berkomunikasi dengan penonton menggunakan kemampuan bahasa Inggris mereka yang alakadarnya. Bodor banget. Ada beberapa potongan video dari set mereka ketika bermain di Warped Tour tahun tersebut yang tersebar di berbagai layanan pemutar video di internet. Beberapa tahun lalu salah satu dari video tersebut sempat diunggah ke Youtube tapi kini raib entah kemana. Good luck with that.

The Vandals

Ah kadang band punk rock yang dianggap papan semi-atas di kancahnya sendiri malah memberikan penampilan yang lebih keren daripada headliners-nya. Salah satunya aksi dari band punk rock veteran ini, The Vandals ketika bermain di Warped Tour 1999. Mulai dari setlist-nya yang hampir semuanya keren, stage banter yang konyol, sampai aksi gitaris Warren Fitzgerald yang nyuksruk sana-sini jadi highlight penampilan mereka di kala itu. Your favorite band’s bad, Vandals’ good. Get it? Google deh, pasti paham hehe.

Andrew W. K

Solois pria kekar gondrong yang selalu ingin “Party Hard” ini selalu sukses untuk memeriahkan panggung tempat dia tampil dimana pun. Panggung Warped Tour 2003 pun tak luput dari gempuran distorsi dan energi non stop dari pria yang salah satu lagunya digunakan sebagai soundtrack film Jackass The Movie (2003) ini. Lihat saja bagaimana dia berhasil menjalin komunikasi yang tetap aktif sembari memainkan musiknya. Fun!

Green Day

Ya ya ya, siapa pun tidak mengamini kalau Green Day sebagai band yang underrated. Sebelum kamu emosi dan lagi-lagi menghakimi saya, perlu saya ingatkan bahwa tulisan kali ini membahas tentang AKSINYA. Bukan band-nya. Oke?

Aksi Green Day di Warped Tour tahun 2000 ini adalah satu-satunya penampilan mereka di festival tersebut. Hal yang menarik dari penampilan ini adalah bagaimana Green Day mampu menangguhkan status mereka sebagai band yang menghibur ketika ditonton langsung. Sudah bukan rahasia kalau Green Day di tahun ini sudah mendompleng status sebagai band rock papan atas dunia. Namun ketika mereka bermain di ranah yang lebih segmented seperti Warped Tour, mereka masih bisa menampilkan penampilan yang terbaik walau ada beberapa kendala teknis dan juga mungkin ada beberapa stage banter yang tidak dipahami oleh pangsa penonton di era itu. Oh, jangan lupakan juga kalau Green Day di era ini sedang menyukai untuk membakar drumset Tre Cool di akhir penampilan mereka. Keren.

prablematic

Picking Teengenerate over Shonen Knife. Enjoying Monty Pythons

Leave a Reply