Husker Du, A Band That Could Be Your Life

No Husker Du, No Foo Fighters”

DAVE GROHL

Sujud sukur saya terhadap web based fanzine ini adalah kendali bebas eksplorasi saya dalam penulisan yang masih cupu ini baik dari bahan dan juga style penulisan kontennya itu sendiri. Dan insya Allah kali ini saya emang dari dulu pengen banget menulis satu artikel tentang band yang saya, secara sadar atau tidak sadar, adore banget dan yakin banget juga sampai saya punya band pun, mungkin, Husker Du berpengaruh dalam proses songwriting saya.
Introduksi saya dengan Husker Du sendiri sebenarnya adalah via DVD bajakan dari live series yang digarap oleh Brendan Canty-nya Fugazi yang berjudul ‘Burn To Shine’. Dan kebetulan saya dapet bajakannya volume 01 yang dimana salah satu penampilnya di situ adalah Bob Mould. Di live series itu pun beliau sebenernya juga gak bawain lagunya Husker Du, malah bawain ‘Hoover Dam’-nya Sugar. Di live session tersebut secara internal saya terpukau dengan chord dan harmoni yang beliau bawakan (kayak ‘damn ni bapak-bapak bawain lagu harmonis, merdu dan, soulful banget ya!). Later on saya inget Jimmy Upstairs via siaran paginya di Trax On Sky dulu pernah mention band-band yang disebut di dalam buku Heavier Than Heaven-nya Kurt Cobain dan menyebutkan band-band seperti Butthole Surfers, Dinosaur Jr, dan ya The Mighty HUSKER DU! Agaknya setelah siaran tersebut di tengah kegabutan saya masa kuliah saya mulai digging di youtube siapa sih Husker Du itu. Dan hasil pencarian saya tertuju pada music video yang berjudul ‘Could You Be The One’ dan later on saya juga baru mengetahui kalau Bob Mould ini ternyata personil dari Husker Du.
Dalam sebuah percakapan saya di dalam satu grup Whatsapp, saya pernah berceloteh bersama Dede Wastedrockers bahwa Husker Du, The Replacements, dan Lemonheads merupakan tiga band yang sama-sama berangkat dari skena hardcore punk dan menjalani evolusi sound secara berbarengan juga. Malah banyak jurnalis musik sendiri yang juga berceloteh kalau Replacement dan Husker Du sendiri sebenarnya merupakan 2 band yang secara sadar ataupun tidak sadar mengalami rivalritas dari segi song production dan juga kredibilitas skena which kita tahu bahu 2 band itu juga yang membentuk sound dari alternative sampe grunge sound yang booming di tahun 90-an.


Di era awalnya sendiri, sebenarnya Husker Du ‘meng-endorse’ sound dan rumus short-fast-loud karena emang sejatinya juga sih band punk tahun 80-an awal emang secara konform semua punya rumus yang hampir sama though later on di beberapa eksponen-eksponen ini mengalami evolusi sound hingga melahirkan subkultur dari melodic hardcore, cowpunk, sludge, sampai indierock/alternative rock. Di tahun 1984, Husker Du sendiri di-sign oleh SST Records, sebuah record label bentukan Greg Ginn yang dimana terkenal merilis eksponen-eksponen hardcore punk early 80’s seperti Black Flag, Minuteman, Descendents (Dua full length awal), dll, dan merilis full length yang monumental dan banyak dipuji kritikus musik yang berjudul ‘Zen Arcade’. Secara fisiknya sendiri sebenarnya ‘Zen Arcade’ merupakan sebuah full length terdiri dari 2 LP dan hal tersebut merupakan hal yang bisa saya katakan merupakan langkah yang cukup berani diambil oleh SST Records mengingat pressing plant dari album ini pasti costly banget. Secara musikalitasnya sendiri album Zen Arcade banyak yang bilang kalau album ini adalah ketika punk kids mulai bereksplorasi dengan sound Led Zeppelin. Jujur sih, saya sendiri gak merhatiin banget secara detil sound Zeppelin kaya gimana tetapi banyak dari artikel yang saya baca dan juga forum-forum internet yang menggadang-gadang kalau sound di album ini merupakan proto print sound dari band-band revolution summer seperti Rites of Spring.
Jujur lagi saya bukan merupakan fans Husker Du di era awal ataupun Zen Arcade haha! Ya sebenernya juga itu masalah selera sih ya jadi yaudahlah gak usah ribut amat soal gituan mah, orang pitchfork aja baru ngasih review kepala 8 album Jimmy Eat World yang ‘Clarity’ baru-baru ni hari ya gak! Saya menaruh ‘cinta pertama’ saya pada Husker Du adalah via album ‘Flip Your Wig’ yang dirilis tahun 1984. ‘Flip Your Wig’ merupakan LP terakhir mereka bersama SST Records sebelum mereka sign dengan Warner Music pada tahun 1986. Ya jadi masalah sellout thing sendiri di skena punk sebenarnya udah bukan fenomena yang terjadi abad milenial, ini tahun 1986 jauh sebelum Green Day atopun Jawbreaker sign, di tahun segitu juga Husker Du udah sign sama Warner sih. Lucu juga sih kalo ngomongin album ‘Flip Your Wig’ sendiri, gue inget banget waktu itu Januar Vague pernah jual vinyl ini 5 atau 6 tahun yang lalu di sebuah gig dengan harga 50 ribuan dan voila 2021 pas gue cek di discogs ni vinyl udah ada yang sampe ngebid 40 euro! (kalau diitung itu bisa ampir sejuta kali ya dan belum ongkir). Cuma bisa kesel doang sih emang plus SST pun nampaknya gak ngerepress full length ini :'(
Secara materi sendiri sebenarnya di album ‘Flip Your Wig’, Husker Du telah mengalami evolusi dari sound yang mereka hasilkan. Dari chord pun banyak mengambil rumus open G dan songwriting-pun terdengar jauh lebih melodius dibandingkan album-album sebelumnya. Oh iya ngomongin songwriter di Husker Du sendiri, sebenarnya di band ini terdapat dua songwriter yang gw nilai killer juga kualitasnya yaitu 2 kawan abadi yang bernama Bob Mould dan Grant Hart. Walaupun di ujung karir Husker Du sendiri, bisa dibilang tragis yang dimana sebelum bubar Bob dan Grant mengalami perselisihan kreativitas yang mengharuskan band ini bubar di tahun 1988 though di akhir hayat Grant Hart tahun 2017 kemarin ada statement dari Bob Mould sendiri yang menyatakan kalau tension antara mereka berdua sudah turn down. Tapi tetep aja sih sebagai anggota Fans Husker Du ranting Cipondoh yang gak sempet nonton Husker Du live lagi mah merupakan sebuah kekecewaan mendalam apalagi pas tau Grant Hart kemarin meninggal gara-gara kanker, duh syedih sekali hatiku! Di antara dua songwriter tersebut kalau bisa dibilang memang memiliki karakter tersendiri dan juga pesonanya sendiri tetapi di full length Husker Du sendiri memang 2 warna yang berbeda tersebut memang menjadi pelengkap satu sama lain so in other words mah Husker Du cant be a Husker Du without Bob, Grant, and Greg nuff said! Dan kalo boleh dibilang juga album ‘Warehouse : Songs & Stories’ merupakan full length terbaik so far though banyak yang bilang ni album rada kurang but to me this is their best final output and fuck the world sih!


Pasca Husker Du sendiri bubar sebenarnya ada beberapa rarities+demo dan juga live official yang dirilis secara berkala. Beberapa katalog album lama+klasik merekapun masih direpress oleh SST Records dan lucunya juga ini band merupakan salah satu yang gak pernah mau pusing sama royalti. Ya tau sendiri kan sebenarnya SST Records walaupun label gede cuma memang dikenal label yang sering bermasalah soal pembayaran royalti dari roster-rosternya, ya bayangin aja orang yang slengean kayak J Mascis aja bisa kesel ye kan! Mengutip dari cerita Husker Du di bukunya Michael Azzerad ‘This Band Could Be Your Life’ bahwa alasan band ini gak pernah ribut sama Greg Ginn adalah band ini semasa aktif sendiri diurusin sama Greg Ginn dan keluarga, dari dikasih homestay di keluarga Ginn sampai di-provide makanan sehari-hari. Wajar sih kenapa Husker Du sendiri punya obligasi moril kepada SST Records secara personal.
Pun setelah Husker Du bubar, beberapa personil dari band ini dikenal menginisiasi proyek musikal lain seperti Bob Mould yang kemudian membentuk Sugar, Grant Hart juga yang kemudian aktif bersama Nova Mob dan lucunya sih kalo si bang kumis Greg Norton ini sempet ane liat dia jadi koki dulu hahaha walaupun beberapa tahun terakhir si om Greg terlihat aktif ngeband juga di Porcupine. Tapi terlihat di band kaya Sugar dan Novamob akhirnya pada bubar juga dan ujung-ujungnya Bob dan Grant pun pada solo karir. Dan yang lucu juga pas tau kalau sebelum di Sugar sendiri, Bob Mould sempet jadi DJ dan no wonder why Sugar sendiri soundnya terdengar lebih electronic approach.


Untuk legacy sendiri udah jangan dibilang sih ya, Dave Grohl, frontman band alternative terbesar yang pernah ada, Foo Fighters, pernah bertestamen ‘No Husker Du No Foo Fighters’. Udah pasti band ini sangatlah berperan terhadap pembentukan sound alternative rock yang booming di tahun 90-an dan juga secara band ini bisa saya bilang kalau mereka sendiri telah men-set up standar untuk sound-sound alternative/indierock sampai detik ini. Bisa disebutkan dari Jawbreaker sampai Leatherface memang mengkooptasi sound melodious yang dihasilkan dari Husker Du dan oleh karena itu saya bisa bilang juga Husker Du memang memiliki role yang penting di skena orgcore/pop punk.
Ego snob saya sebenarnya mengatakan daripada mengharapkan Nirvana yang reunian mendingan Husker Du aja deh yang disuruh reunian haha! Tapi emang beda nasib aja ye kan dan memang nasib juniornya kebetulan jauh lebih baik. Okelah sekian dari curhatan saya untuk band favorit saya yang bernama Husker Du, mudah-mudahan kita dipertemukan kembali di tulisan sotoy saya yang lain terima kasih semuanya! Terima kasih Knurd juga!

Listen To The Entire Husker Du Discography Here

financialpowerbomb

Ikan Cupang Baju Kebaya Semoga Pop Punk Selalu Jaya JAYA! JAYA! JAYA!

Leave a Reply