SEMUA: Album Tribute Untuk Descendents Dari Indonesia, Proyek Senang senang Di Masa Pandemi

Banyak cara buat bersenang-senang, salah satunya bikin proyek musik. Tambah senang lagi kalo ngajak temen-temen. Inisiasi dari pentolan Saturday Night Karaoke, Prabu Pramayougha buat bikin proyek kompilasi SEMUA: Album Tribute Untuk Descendents Dari Indonesia beberapa waktu lalu jadi penyegaran buat banyak orang di masa pandemi yang kangen gigs. Album kompilasi yang melibatkan beberapa jajaran band punk lokal ini membawakan lagu lagu dari Descendants, dedengkot musik punk rock era 70’an. Dirilis dibawah naungan label musik Geekmonger Records milik Prabu, dirinya mengaku cuma ingin senang senang bareng temen temen lewat jalur album kompilasi ini.

SEMUA (Album Tribute untuk Descendents dari Indonesia) cuma sebuah proyek senang-senang yang tujuannya cuma untuk menyenangkan band-band pengisi kompilasi ini yang memang menyukai Descendents secara lahir batin dan juga sebagai penghormatan terbesar untuk band yang menginspirasi banyak orang culun dan tidak gagah bahwa punk rock itu bukan milik satu golongan stereotip orang saja. Even nerds can play punk rock as they want. Kompilasi ini saya didedikasikan untuk Descendents dan true Descendents fans di luar sana.”

Prabu Pramayougha

Berikut adalah obrolan kami via WhatsApp sama Prabu.

KNURD CLUB: Tribute buat descendents ini cerita awalnnya gimana sih?

PRABU: Ide ini sebenernya muncul udah lama, sekitar tahun 2018 awal. Tapi mood buat ngerjainnya belum dapet. Baru pas pandemi kemarenlah mood-nya muncul, mungkin karena emang pas lagi momen kontemplasi kali ya. Singkat kata, pas saya kebetulan dapet kesempatan buat interview Milo Aukerman (vokalis Descendents), saya pun pake kesempatan itu buat “ngintro” dia tentang proyek kompilasi ini. Ternyata dia antusias. Walhasil di awal tahun 2021, saya realisasikan rencana itu dengan ijin dari beliau.

KNURD CLUB: Wah, seru abis! Siapa aja sih yang menginisiasi proyek ini?

PRABU: Saya sendiri. Karena Geekmonger Records cuma saya doang yang ngerjainnya.

KNURD CLUB: Proses produksinya gimana? Dari mulai siapa yang bawain lagu apa dll

PRABU: Sederhana banget. Cuma langsung ngajakin band-nya, dealing ke mereka kalau kompilasi ini non-profit dan just for fun. Dan untungnya karena semua pengisi kompilasinya adalah teman saya juga, visi saya pun tersampaikan dengan baik ke mereka dan mereka menyetujuinya. 

Banyak sih pengisinya, di antaranya ada Morfem bawain “Suburban Home”, Saturday Night Karaoke bawain lagu Descendents yang paling enggak populer tapi paling keren, “Enjoy”, sampai Buluk Superglad yang bawain “Bikeage” dengan versi folk.

KNURD CLUB: Buat line up nya, open public apa ngajak temen temen aja?

PRABU: Ngajak temen doang. Biar nggak ribet dan emang ketaker kalau mereka suka Descendents beneran. Bukan sekedar hipster pseudo-poseur yang pake kaosnya tapi cuma tau satu atau dua lagu doang. Sori, aing elitis soal Descendents. They’re that important for my life.

KNURD CLUB: Ada niatan bikin gigs-nya nggak?

PRABU: Kayaknya enggak. Males ngurusinnya hehe

KNURD CLUB: Nextnya kepikiran bikin tribute siapa lagi?

PRABU: Nggak akan bikin lagi. Karena orang-orang mulai berekspektasi sama apa yang bakal lakuin. Paling males kalau orang berharap sama kita mau bikin apa. Kenapa nggak pada bikin tribute sendiri aja daripada nyuruh ini itu ke orang lain. Peace.

KNURD CLUB: Haha iya juga sih! Oke deh sukses terus buat proyeknya ya!

Artwork oleh Geekmonger Records

Habsi Mahardicha

Band Manager of eleventwelfth, Bedchamber, Circarama

Leave a Reply